<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Belajar Otomotif Gratis</title>
	<atom:link href="http://otomotif.heryantony.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://otomotif.heryantony.com</link>
	<description>Belajar Mesin Mobil, Motor, Mengemudi, Berita Otomotif, Perawatan Mobil, dll</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Jan 2012 16:20:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>BelajarOtomotif.net Update Kembali</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2012/01/belajarotomotif-net-update-kembali/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2012/01/belajarotomotif-net-update-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 16:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[belajar otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[dunia otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Website Otomotif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarotomotif.net/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sekian lama tidak mengupdate BelajarOtomotif.net, hari ini giliran BelajarOtomotif.net diupdate dengan tulisan ini. Sudah hampir satu tahun tidak mengupdate informasi di sini. Maklum selama ini lagi terfokus ke bidang lainnya, jadi informasi otomotifnya dipending dulu. Semoga ke depannya bisa lebih rutin memberikan informasi di sini. Selamat Balajar Dunia Otomotif Gratis dari sini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah sekian lama tidak mengupdate BelajarOtomotif.net, hari ini giliran BelajarOtomotif.net diupdate dengan tulisan ini. Sudah hampir satu tahun tidak mengupdate informasi di sini. Maklum selama ini lagi terfokus ke bidang lainnya, jadi informasi otomotifnya dipending dulu. Semoga ke depannya bisa lebih rutin memberikan informasi di sini. <span id="more-89"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Balajar Dunia Otomotif Gratis dari sini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2012/01/belajarotomotif-net-update-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gaya Mengemudi Bisa Memicu Kanker</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2011/06/gaya-mengemudi-bisa-memicu-kanker/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2011/06/gaya-mengemudi-bisa-memicu-kanker/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 23:55:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Trik Mengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[gaya mengemudi]]></category>
		<category><![CDATA[kanker]]></category>
		<category><![CDATA[mengemudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Gaya mengemudi bisa memicu kanker kulit. Ada penelitian menarik yang dilakukan Universitas Washington dan diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology. Wajib disimak buat pengemudi mobil di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ternyata gaya mengemudi mobil bisa memicu seseorang terkena penyakit kanker kulit. Kok, bisa? Bisa saja. Tanpa disadari, Anda mungkin pernah mengemudi dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Gaya mengemudi bisa memicu kanker kulit. Ada penelitian menarik yang dilakukan Universitas Washington dan diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology. Wajib  disimak buat pengemudi mobil di seluruh dunia, termasuk Indonesia.  Ternyata gaya mengemudi mobil bisa memicu seseorang terkena penyakit  kanker kulit. Kok, bisa? <span id="more-80"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Bisa saja. Tanpa disadari, Anda mungkin  pernah mengemudi dengan kondisi jendela di samping dibuka. Bisa karena  kendaraan tak ada AC, atau hanya karena ingin merokok (ini juga sangat  tidak boleh mengemudi sambil merokok). Kemudian, tangan yang dekat  jendela disandarkan ke luar.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil penelitian tercatat 55  persen yang terkena kanker kulit, umumnya dialami pada bagian atas  lengan dan 52 persen menyerang bagian pigmen hitam (seperti efek  terbakar), Sel karsinoma Merkel pada bagian sisi tubuh. Menariknya,  kalau di AS banyak pria yang terjangkit kanker pada tangan kiri karena  posisi kemudi di kiri, sedangkan di Australia yang terkena tangan kanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah, penelitan lain mengatakan mengemudi dengan jendela mobil tertutup  dan berkontak langsung dengan sinar matahari bisa terkena kanker kulit.  Untuk mencegahnya, kaca mobil dilapisi dengan bahan anti-ultraviolet  yang bisa mereduksi efek panas sinar matahari.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi, bagi Anda  yang tetap gemar mengemudi dengan jendela terbuka, mengenakan losion  penangkal sinar matahari untuk menghindari risiko kanker.</p>
<p style="text-align: justify;">Source: Kompas</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2011/06/gaya-mengemudi-bisa-memicu-kanker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memperhatikan Pemakaian Awal Kendaraan</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/pentingnya-memperhatikan-pemakaian-awal-kendaraan/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/pentingnya-memperhatikan-pemakaian-awal-kendaraan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 05:24:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perawatan Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Perawatan Motor]]></category>
		<category><![CDATA[masa awal kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[masa uji coba kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[motor]]></category>
		<category><![CDATA[uji coba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Masa pemakaian awal kendaraan dapat menentukan awet tidaknya suatu kendaraan selanjutnya, karena pada tahap ini merupakan tahap penyesuaian komponen mesin kendaraan. Bagi Anda pemilik kendaraan baru harap memperhatikan Buku Petunjuk Pemilik Kendaraan Anda, karena pada perjalanan dalam kilometer pertama penggunaan kendaraan harus dilakukan sebaik mungkin untuk menghindari kerusakan pada mesin kendaraan Anda. Perlakukanlah kendaraan Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Masa pemakaian awal kendaraan dapat menentukan awet tidaknya suatu kendaraan selanjutnya, karena pada tahap ini merupakan tahap penyesuaian komponen mesin kendaraan. Bagi Anda pemilik kendaraan baru harap memperhatikan <strong>Buku Petunjuk Pemilik Kendaraan</strong> Anda, karena pada perjalanan dalam kilometer pertama penggunaan kendaraan harus dilakukan sebaik mungkin untuk menghindari kerusakan pada mesin kendaraan Anda. <span id="more-74"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Perlakukanlah kendaraan Anda dengan sebaik mungkin, seperti penggunaan gas yang dimulai dari ⅓, ½, dan ¾ bukaan gas, sesuai dengan jumlah kilometer perjalanan serta lakukan perjalanan yang singkat kemudian berhenti untuk mendinginkan mesin kendaraan Anda. Jika masa uji coba kendaraan sudah melewati batas, si pemilik kendaraan baru diperbolehkan seenaknya menggunakan gas kendaraan walaupun dengan penekanan atau penarikan maksimal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/pentingnya-memperhatikan-pemakaian-awal-kendaraan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buku Manual Motor dan Mobil Gratis</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/buku-manual-motor-dan-mobil-gratis/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/buku-manual-motor-dan-mobil-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Feb 2011 04:59:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perawatan Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Perawatan Motor]]></category>
		<category><![CDATA[buku manual]]></category>
		<category><![CDATA[buku manual mobil]]></category>
		<category><![CDATA[buku manual motor]]></category>
		<category><![CDATA[download buku manual mobil]]></category>
		<category><![CDATA[manaual mitsubishi]]></category>
		<category><![CDATA[manual book]]></category>
		<category><![CDATA[manual honda]]></category>
		<category><![CDATA[manual suzuki]]></category>
		<category><![CDATA[manual toyota]]></category>
		<category><![CDATA[manual yamaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Buku Manual Mobil dan Buku Manual Motor (manual book for car or motorcycle) sangat diperlukan bagi pengguna kendaraan yang ingin mengetahui seluk-beluk dari kendaraan yang ia miliki, dengan begitu si pemilik kendaraan akan lebih bisa melakukan perawatan dan mengenal kondisi mesin dan semua isi kendaraanya. Dan buku manual kendaraan ini juga menjadi sangat penting bagi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Buku Manual Mobil dan Buku Manual Motor <em>(manual book for car or motorcycle</em>) sangat diperlukan bagi pengguna kendaraan yang ingin mengetahui seluk-beluk dari kendaraan yang ia miliki, dengan begitu si pemilik kendaraan akan lebih bisa melakukan perawatan dan mengenal kondisi mesin dan semua isi kendaraanya. Dan buku manual kendaraan ini juga menjadi sangat penting bagi Anda sebagai pemilik montir atau yang ingin mendirikan jasa servis mobil dan motor. <span id="more-69"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Setiap kendaraan memiliki buku manual (<em>manual book</em>), namun di saat kendaraan tersebut dibeli, kadang si pemilik toko tidak memberikan manual book ini kepada pembeli. Kita sebagai pembeli harus menanyakan buku manual motor atau mobil yang kita beli tersebut agar bisa memilikinya secara gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain diperoleh saat membeli kendaraan pertama kali, kita juga dapat membeli buku manual ini dari berbagai penjual buku manual kendaraan yang saat ini sudah banyak yang menjualnya dengan harga yang berbeda-beda sesuai dengan merek dan tipe kendaraan yang kita inginkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2011/02/buku-manual-motor-dan-mobil-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pilihlah Bengkel yang Berpengalaman, Ahli dan Terampil</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2011/01/pilihlah-bengkel-yang-berpengalaman-ahli-dan-terampil/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2011/01/pilihlah-bengkel-yang-berpengalaman-ahli-dan-terampil/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 11:13:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[bengkel]]></category>
		<category><![CDATA[montir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kendaraan mengalami gangguan, kita dapat memperbaikinya sendiri jika kita bisa mengatasinya. Namun, jika tidak janganlah mencoba-coba untuk memperbaikinya sendiri, ini sama halnya jika kita membawa kendaraan kita yang rusak ke tempat bengkel/service/montir yang kurang berpengalaman, ahli dan terampil tentang mengenali kerusakan dan mengatasi permasalahan pada kendaraan. Karena kita akan mengalami banyak kerugian nantinya, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ketika kendaraan mengalami gangguan, kita dapat memperbaikinya sendiri jika kita bisa mengatasinya. Namun, jika tidak janganlah mencoba-coba untuk memperbaikinya sendiri, ini sama halnya jika kita membawa kendaraan kita yang rusak ke tempat bengkel/service/montir yang kurang berpengalaman, ahli dan terampil tentang mengenali kerusakan dan mengatasi permasalahan pada kendaraan. Karena kita akan mengalami banyak kerugian nantinya, dan hal ini bukan saja kita yang rugi, bahkan si punya bengkel juga akan rugi, kenapa? <span id="more-64"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita membawa kendaraan ke orang yang belum berpengalaman dalam mengenali atau mendeteksi kerusakan pada kendaraan, hal ini akan menyita banyak waktu untuk melakukan uji coba (trial and error) oleh si montir. Bukan saja waktu yang banyak tersita, namun uang pun akan terbuang percuma, karena bisa saja alat kendaraan yang sebenarnya belum layak diganti sudah diganti dengan yang baru hal ini butuh uang untuk membelinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Belum lagi hasil akhir yang didapat kadang tidak berhasil diperbaiki, dan para pelanggan lain pun yang datang sudah tidak sempat dilayani oleh si montir yang membuat si montir kehilangan penghasilannya. Jadi, jika Anda ingin memperbaikin kendaraan Anda pilihlah bengkel yang memiliki tenaga yang profesional dan begitu juga jika Anda ingin mendirikan bengkel, apakah karyawan Anda sudah cukup profesional atau jika Anda sendiri yang jadi montirnya, apakah Anda sudah cukup ahli dan terampil.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2011/01/pilihlah-bengkel-yang-berpengalaman-ahli-dan-terampil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Busi dan Cara Kerjanya</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/busi-dan-cara-kerjanya/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/busi-dan-cara-kerjanya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 23:39:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Pembakaran]]></category>
		<category><![CDATA[busi]]></category>
		<category><![CDATA[busi mobil]]></category>
		<category><![CDATA[busi motor]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja busi]]></category>
		<category><![CDATA[coil]]></category>
		<category><![CDATA[coil pengapian]]></category>
		<category><![CDATA[fungsi busi]]></category>
		<category><![CDATA[ignition coil]]></category>
		<category><![CDATA[piston]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Busi (dari bahasa Belanda bougie) adalah suatu suku cadang yang dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Percikan busi berupa percikan elektrik. Pada bagian tengah busi terdapat elektroda yang dihubungkan dengan kabel ke koil pengapian (ignition coil) di luar busi, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Busi</strong> (dari bahasa Belanda <em>bougie</em>) adalah suatu suku cadang yang  dipasang pada mesin pembakaran dalam dengan ujung elektroda pada  ruang bakar. Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah dikompres oleh piston. Percikan busi berupa percikan elektrik. Pada  bagian tengah busi terdapat elektroda yang dihubungkan dengan kabel ke  koil pengapian (<em>ignition coil</em>) di luar busi, dan dengan ground  pada bagian bawah busi, membentuk suatu celah percikan di dalam  silinder. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola  Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi. <span id="more-57"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Cara Kerja Busi</strong>:</p>
<p style="text-align: justify;">Mesin pembakaran internal dapat dibagi menjadi mesin dengan percikan,  yang memerlukan busi untuk memercikkan campuran antara bensin dan  udara, dan mesin kompresi (mesin Diesel), yang tanpa percikan, mengkompresi  campuran bensin dan udara sampai terjadi percikan dengan sendirinya  (jadi tidak memerlukan busi).</p>
<p style="text-align: justify;">Busi tersambung ke tegangan yang besarnya ribuan Volt yang  dihasilkan oleh koil pengapian (<em>ignition coil</em>). Tegangan listrik  dari koil pengapian menghasilkan beda tegangan antara elektroda di  bagian tengah busi dengan yang di bagian samping. Arus tidak dapat mengalir karena bensin dan udara yang ada di celah  merupakan isolator, namun semakin besar beda tegangan, struktur gas di  antara kedua elektroda tersebut berubah. Pada saat tegangan melebihi kekuatan  dielektrik daripada gas yang ada, gas-gas tersebut mengalami proses  ionisasi dan yang tadinya bersifat insulator, berubah menjadi konduktor.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah ini terjadi, arus elektron dapat mengalir, dan dengan  mengalirnya elektron, suhu di celah percikan busi naik drastis, sampai  60.000 K.  Suhu yang sangat tinggi ini membuat gas yang terionisasi untuk memuai  dengan cepat, seperti ledakan kecil. Inilah percikan busi, yang pada  prinsipnya mirip dengan halilintar atau petir mini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber: Wikipedia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/busi-dan-cara-kerjanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coil atau Kumparan Pengapian</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/coil-atau-kumparan-pengapian/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/coil-atau-kumparan-pengapian/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 01:30:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sistem Pengapian]]></category>
		<category><![CDATA[coil]]></category>
		<category><![CDATA[coil pengapian]]></category>
		<category><![CDATA[distributor coil]]></category>
		<category><![CDATA[ignition coil]]></category>
		<category><![CDATA[ignition distributor]]></category>
		<category><![CDATA[koil]]></category>
		<category><![CDATA[kumparan pengapian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Ignition Coil atau biasa disebut kumparang pengapian atau coil saja adalah merupakan alat pada kendaraan bermotor yang berfungsi untuk melipatgandakan tegangan (volt) listrik yang berasal dari aki (accu) atau baterai. Setelah tegangan berhasil dilipatgandakan, selanjutnya diteruskan ke busi melalui ignition distributor. Tegangan yang kuat tadi selanjutnya pada busi menimbulkan percikan api yang sangat dibutuhkan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Ignition Coil atau biasa disebut kumparang pengapian atau coil saja adalah merupakan alat pada kendaraan bermotor yang berfungsi untuk melipatgandakan tegangan (<em>volt</em>) listrik yang berasal dari aki (<em>accu</em>) atau baterai. Setelah tegangan berhasil dilipatgandakan, selanjutnya diteruskan ke busi melalui ignition distributor. Tegangan yang kuat tadi selanjutnya pada busi menimbulkan percikan api yang sangat dibutuhkan untuk pembakaran pada bagian dalam mesin bensin. <span id="more-52"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Besarnya arus yang berasal dari aki sekitar 12 volt, selanjutnya setelah di coil akan dilipatgandakan menjadi ribuan hingga puluhan ribu volt. Tegangan listrik yang besar inilah berfungsi untuk menimbulkan percikan pada  busi. Jika tegangan kurang seperti adanya hambatan pada distributor coil akan mengalami gangguan mesin (mogok) apa lagi jika terjadi kerusakan pada ignition coil atau kumparan pengapian.</p>
<p style="text-align: justify;">Kumparan pengapian ini berbentuk silinder (tabung) yang berisi lilitan atau kumparan yang berfungsi untuk mengubah tegangan primer dari aki menjadi tegangansekunder yang lebih besar.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2010/11/coil-atau-kumparan-pengapian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kapan Mesin Harus Dipanaskan?</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/kapan-mesin-harus-dipanaskan/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/kapan-mesin-harus-dipanaskan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 18:23:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perawatan Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[memanaskan mesin]]></category>
		<category><![CDATA[mesin]]></category>
		<category><![CDATA[oli]]></category>
		<category><![CDATA[oli mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Mesin kendaraan wajib dipanaskan setiap hari dan pada kondisi-kondisi tertentu yang diperlukan untuk menjaga memelihara keawetan mesin kendaraan. Memanaskan mesin, bukan hanya dilakukan jika kendaraan akan dijalankan. Namun, pada waktu kendaraan tidak dijalankan sekalipun wajib dilakukan pemanasan setiap hari, serta ketika habis memacu kendaraan dengan putaran mesin yang tinggi. Memanaskan mesin di sini untuk menjaga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mesin kendaraan wajib dipanaskan setiap hari dan pada kondisi-kondisi tertentu yang diperlukan untuk menjaga memelihara keawetan mesin kendaraan. Memanaskan mesin, bukan hanya dilakukan jika kendaraan akan dijalankan. Namun, pada waktu kendaraan tidak dijalankan sekalipun wajib dilakukan pemanasan setiap hari, serta ketika habis memacu kendaraan dengan putaran mesin yang tinggi. Memanaskan mesin di sini untuk menjaga agar mesin tetap mendapat pelumasan oli yang akan membantu memelihara kondisi mesin agar tetap awet dan bekerja maksimal. <span id="more-43"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Waktu yang diperlukan untuk memanaskan mesin adalah:</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Sebelum menggunakan kendaraan, biasanya di pagi hari. Lakukan sekitar 2-3 menit atau tidak lebih dari 5 menit demi menghemat bahan bakar dan waktu sedemikian sudah cukup untuk melumasi bagian mesin dengan oli. Silakan baca artikel sebelumnya <a href="http://otomotif.heryantony.com/2010/10/memanaskan-mesin-wajib-dilakukan/" target="_blank">Memanaskan Mesin Wajib Dilakukan</a>.</li>
<li style="text-align: justify;">Ketika setelah memacu kendaraan dengan putaran mesin yang tinggi, maka jangan langsung mematikan kendaraan, akan tetapi lakukan pemanasan kendaraan atau melakukan pelumasan oli terhadap mesin. Dalam hal ini biarkan mesin hidup dalam kondisi iddle atau gas tidak digember-gember, tapi biarkan mesin tetap hidup sendiri. Baru kemudian matikan mesin jika kira-kira pelumasan oli sudah mencukupi. Hal ini untuk mengurangi efek kerusakan pada mesin dari penggunaan pada putaran yang tinggi, karena pada putaran pacu yang tinggi pelumasan mesin kadang tidak sempurna, jadi sebelum mesin dimatikan, biarkan terjadi pelumasan mesin terlebih dahulu baru dimatikan. Jangan langsung dimatikan.</li>
<li style="text-align: justify;">Setiap hari, ketika kendaraan tidak digunakan. Hal ini berguna untuk menjaga kerusakan pada mesin akibat suhu dan berbagai hal yang membuat kerusakan pada material mesin yang tidak kena lumasan oli mesin. Misalnya untuk menghindari mesin berkarat.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/kapan-mesin-harus-dipanaskan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanaskan Mesin Wajib Dilakukan</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/memanaskan-mesin-wajib-dilakukan/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/memanaskan-mesin-wajib-dilakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 18:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perawatan Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[memanaskan mesin]]></category>
		<category><![CDATA[mesin mobil]]></category>
		<category><![CDATA[oli]]></category>
		<category><![CDATA[oli mesin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum mobil dikendarai, sebaiknya mesin harus dipanaskan terlebih dahulu. Memanaskan mesin mobil tidak terlalu lama, cukup dengan 2-3 menit atau tidak lebih dari 5 menit sudah cukup. Biasanya cukup ditandai dengan jarum temperatur yang menunjukkan posisi. Namun yang penting, banyak manfaat yang diperoleh dengan memanaskan mesin secara rutin. Memanaskan mesin pun harus dilakukan setiap hari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebelum mobil dikendarai, sebaiknya mesin harus dipanaskan terlebih  dahulu. Memanaskan mesin mobil tidak terlalu lama, cukup dengan 2-3 menit atau tidak lebih dari 5 menit sudah cukup. Biasanya cukup ditandai dengan jarum temperatur yang  menunjukkan posisi. Namun yang penting, banyak manfaat yang diperoleh dengan memanaskan  mesin secara rutin. Memanaskan mesin pun harus dilakukan setiap hari, walaupun mobil tidak dijalankan. Pengertian dari memanaskan mesin adalah bukan sekedar membuat mesin menjadi panas, tapi melakukan pelumasan oli terhadap mesin kendaraan.<span id="more-40"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Manfaat Memanaskan Mesin:</strong></p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Mencegah Keausan</strong>.  Bila mesin tidak beroperasi dalam waktu yang agak lama, biasanya oli  berada di panci oli. Itulah sebabnya pemanasan pada akhirnya membantu  mencegah keausan mesin. Sebab dengan pemanasan, Anda memberi kesempatan  pada oli untuk bergerak dari panci oli dan masuk kembali ke bagian mesin  yang perlu dilumasi.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Mengurangi Kebocoran Kompresi</strong>. Ada bagian-bagian komponen mesin  yang berada pada temperatur tinggi, ada bagian-bagian tertentu yang  memang tidak dibuat presisi. Para disainer sengaja menciptakan celah.  Dan celah ini secara otomatis akan berkurang (menjadi presisi) ketika  komponen-komponen tersebut terkena suhu tinggi (memuai). Ini yang  kemudian akan mengurangi kebocoran kompresi. Karena apabila kebocoran  kompresi terjadi, maka tekanan pada mesin akan menurun. Akibatnya,  temperatur mesin tidak mampu membakar campuran bahan bakar dan udara  dengan sempurna. Efeknya tenaga dihasilkan tidak optimal.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Membuat Proses Pembakaran Sempurna</strong>. Pembakaran yang tidak sempurna  bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin kurang optimal. Tapi juga  membuat mesin lebih boros bahan bakar. Hal ini karena kondisi mesin  masih dingin, sehingga suplai bahan bakar harus lebih besar agar tetap  terjadi pembakaran yang sempurna.</li>
<li style="text-align: justify;">Selain itu, pemanasan dapat mencegah kerusakan akibat timbulnya karat jika tidak dipakai dalam waktu yang cukup lama.</li>
</ol>
<p>Sumber: solusimobil.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/memanaskan-mesin-wajib-dilakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Parkir di Bawah Sinar Matahari</title>
		<link>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/parkir-di-bawah-sinar-matahari/</link>
		<comments>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/parkir-di-bawah-sinar-matahari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 17:26:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Heryan Tony</dc:creator>
				<category><![CDATA[Perawatan Mobil]]></category>
		<category><![CDATA[cat mobil]]></category>
		<category><![CDATA[kaca mobil]]></category>
		<category><![CDATA[parkir]]></category>
		<category><![CDATA[wiper]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://otomotif.heryantony.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa komponen pada mobil cepat rusak ketika terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama adalah cepat memudarnya warna cat dan kerusakan komponen mobil dalam bentuk karet seperti pada karet wiper (kipas hujan), serta kaca rentan mengalami kerusakan seperti pecah dan retak-retak. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat mobil ketika berada di bawah terik sinar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa komponen pada mobil cepat rusak ketika terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama adalah cepat memudarnya warna cat dan kerusakan komponen mobil dalam bentuk karet seperti pada karet wiper (kipas hujan), serta kaca rentan mengalami kerusakan seperti pecah dan retak-retak. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk merawat mobil ketika berada di bawah terik sinar matahari agar kerusakan dapat diminimalisir adalah dengan melakukan berbagai hal sebelum meninggalkan mobil. <span id="more-36"></span></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Tegakkan wiper agar tidak bersentuhan dengan kaca mobil yang panas, karena jika karet dipanaskan akan cepat mengeras dan kurang bahkan tidak elastis serta rata lagi.</li>
<li style="text-align: justify;">Buka kaca jendela 0,5-1 cm agar terjadi pertukaran udara dan berfungsi untuk mengurangi panas yang berlebihkan pada bagian dalam mobil yang dapat merusak bahkan memecahkan kaca mobil. Dan dapat juga untuk menghindari terbentuknya zat-zat beracun dari dalam mobil ketika suhu panas.</li>
<li style="text-align: justify;">Jangan meletakkan barang-barang yang rentan pada suhu panas, bahkan bisa meledak jika terpapar suhu panas. Beberapa peralatan yang cepat rusak seperti baterai laptop jika berada dalam mobil dengan tingkat suhu yang panas.</li>
<li style="text-align: justify;">Jika mobil sudah berada di bawah sinar matahari yang panas, jangan melakukan penyiraman pada kaca mobil. Hal ini dapat merusak kaca seperti timbulnya retak dan pecah jika terjadi perubahan suhu mendadak dari panas ke dingin.</li>
<li style="text-align: justify;">Untuk mengurangi kerusakan pada cat mobil dapat dilakukan dengan memberikan cairan pemelihara cat mobil.</li>
</ul>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://otomotif.heryantony.com/2010/10/parkir-di-bawah-sinar-matahari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

